20/07/12
Posts by : Admin
Formasi Perasaan
Hi, blogiest. Hehe...sebenarnya ni tulisan mau saya posting malam kamis kemarin. Tapi, jaringan malah bercanda gak tau sikon gitu.............
Formasi perasaan, pasti kalian semua bingung kenapa saya harus menjudulkan tulisan ini seperti itu. Kan ini bukan perang,,bukan dance,,atau apapun hingga harus ada formasi. Benar sekali apa yang kalian pikirkan. Emang bukan semua itu.
Blogiest, beberapa kali saya harus dihadiahi Tuhan dengan patah hati, disaat saya merasakan kasih sayang. Tapi itulah salah saya. Saya terlalu menuhankan pasangan saya sehingga Tuhan cemburu dan mengambil kembali hadiahnya ( Memang Dia berhak). Awalnya saya marah dan kecewa dengan sikap Tuhan, yang selalu merampas apa yang saya sukai, sehingga saya terkadang melampiaskan amarah bukan pada tempatnya, marah kepada Tuhan ( terlalu banget yah! ). Tapi setelah saya tidak bisa mengontrol diri saya, saya sadar sangat tidak pantas saya seperti itu. Saya berpikir, saya harus menjadi seorang Tiwi yang baru, yang tidak lagi terkungkung dengan kisah-kisah, amarah, kecewa atau apapun di masa lalu. Pemikiran seperti itu membuat Tuhan mungkin menjadi senang, dan menghadiahi saya seorang pria ( lebih muda dua tahun dari saya ), tapi tak bertahan lama karena setelah itu Tuhan mengambilnya kembali. Wah saya bingung, ni kenapa yah? Kok Tuhan senang banget becandaiin saya. Kemudian saya memutuskan untuk menungg dia. Tetap terus menyayanginya, yah walaupun tidak sedikitpun dia membalasnya. Saya berpikir lagi, loh kok saya se bego ini yah? nunggu orang yang tidak pasti sedangkan mungkin Tuhan telah menyediakan seseorang yang lebih baik dari orang-orang yang menyakiti saya.
Jadi ingat kata sahabat saya, tapi lupa apa itu nanda, en, atau riris. Pastinya diantara mereka pernah ngomong, ini masalah hati dan jangan coba-coba juga...(saya lupa _:D ).
Penuh pertimbangan, penuh pemikiran, apa yang harus saya lakukan? melarikan diri dari cinta atau membencinya? sepertinya tidak keduanya. Sepertinya saya harus mengatur kembali formasi perasaan saya. Saya tidak harus mencari-cari lagi. Saya menunggu Tuhan menghadiahi saya seseorang yang akan mencintai juga menyayangi saya seperti yang belum saya rasakan. Karena terkadang ketika kita mencari malah kita akan kehilangan. Ingat juga kata-kata k'arif, senior saya di studio, waktu ada yang meminta dicarikan pacar. Katanya "Pasangan itu bukan dicari tapi dipilih", kata-kata itu bagi saya sangat-sangat bermakna. Artinya dalam, dan hanya akan dimengerti hanya orang-orang yang mau memahami.
Saya tidak mencari ataupun menunggu siapapun. Enough!! Semua saya serahkan pada yang berhak atas hati saya. Saya menjalani dan menikmati nikmat yang Tuhan beri, entah itu nikmat bahagia ataupun nikmat kesedihan. Dalam diri saya selalu saya tanamkan, dibalik satu kesedihan Tuhan menyediakan dua kebahagiaan. Seperti yang mungkin sering kita dengar, syukurilah apapun maka Tuhan akan menambahkan Rahmatnya.
Well, apa yang saya rasakan sekarang, benar-benar diluar dugaan saya. Semua rasa bahagia yang saya alami, mengalir begitu saja dan berawal dari rasa tidak suka. Proses. Dan saya sangat menghargai yang namanya proses. Semua terjadi dan terjadi begitu saja. Saya tidak tahu kenapa harus seperti ini, aneh dan lain. Saya tak tau harus ngomong apa. Jujur nervous ketik tulisan ini. Saya terkadang malu sama Tuhan. Saat saya membencinya Dia malah memberi banyak hadiah untuk saya. Dan blogiest, jujur yah. Saya adalah orang yang paling anti mendekati Tuhan saat saya marah padanya, saat saya sedang sedih. Kenapa? Karena kesedihan saya, sayalah yang mencari-carinya kenapa saya harus mengadu padanya atas kesalahan saya, saya tau Tuhan akan mengampuni saya. Tapi Tuhan itu selalu meng-set kita untuk bahagia, datangilah dia dengan kebahagiaan dari-Nya.
Hhhhhhhhhh,,,saya mungkin ada rasa sedikit bangga pada diri saya. Karena bisa mengatur strategi untuk Formasi Perasaan saya. Dan saya masih harus terus belajar. Terima Kasih Tuhan, Segala puji bagi-Mu,,biarkan saya menjalani semua ini dengan bahagia sesuai porsinya,,lindungi dan naungi saja kami,,I believe U GOD....:*

2 komentar:
itulah Tuhan,,, DIA nda memberikan apa yg kta mau,,, ttapi DIA mmberikan apa yng Kta btuhkan....
Lentera Kecil
Hmm..btul...:*
Posting Komentar