29/05/12
Posts by : Admin
Me???
Ada yang harus saya ubah secara besar-besaran dalam diri saya. Pertama, cara saya mengontrol diri saya dan cara berpikir saya. Ketidakmampunya saya untuk mengontrol diri dan cara berpikir saya yang dulunya menuju ke negatif, contohnya curiga yang mungkin berlebihan. Yayaya...awal yang mengajarkan pertama kali adalah orang yang lebih muda 2 tahun dari saya. Mengajarkan saya bagaimana berpikir positif disaat keadaan dan situasi terburuk...Hmmm tapi jika diingat-ingat lagi awalnya saya belajar sendiri untuk berpikir positif disaat saya berada dalam situasi yang terburuk. Dan itu SULIT!! Tapi atas partisipasi dari pacar saya saat ini, saya bisa belajar bagaimana berpikir positif itu disaat situasi yang dia berikan kepada saya benar-benar buruk. Well, saya bisa sedikit demi sedikit me manage otak dan hati saya menuntunnya ke arah positif. Berhasil walaupun sedikit, tapi setidaknya ada peningkatan pada diri saya dalam cara berpikir. Itu belum sempurna, karena masih kurang untuk itu. Kemudian kemudian saya bertemu lagi dengan orang yang mengajarkan saya bagaimana saya seharusnya pada diri saya dan pada orang lain dalam bersikap. Intinya saya harus tegas dan berhak atas diri saya sendiri saat orang lain, siapapun itu yang akan mencoba ataupun berniat untuk menguasai diri saya dalam bentuk apapun. Saya diperlihatkan betapa bodohnya saya sehingga bisa jatuh dan jatuh lagi, padahal sayapun tahu saya akan jatuh jika salah melangkah ataupun melompat. Well,,,Makasih banyak-banyak yah. :)
16/05/12
Posts by : Admin
Pilih Mencintai Apa Adanya atau Ada Apanya????
Mencintai apa adanya atau ada apanya?
hayoooooooooooo.... pasti dari kalian semua akan mengatakan mencintai apa adanya dong, masa ada apanya!!
It’s false! Itu menurutku. Oke oke, jangan dulu mencibir atau berkomentar apa-apa tentang pendapatku... dalam tulisan ini aku akan menguraikan alasan kenapa aku mengatakan bahwa mencintai itu ada apanya bukan apa adanya. Awalnya akupun tak setuju dengan itu. Pernyataan itu dilontarkan oleh pacara adikku. Namun setelah mendengar penjelasan singkat aku mengerti kenapa mencintai itu ada apanya bukan apa adanya. Okey, let’s to explain.
Begini yah, saat kita mencintai apa adanya maka kita selalu dianggap adalah seorang yang jempol karena bisa menerima apapun kondisi lahir batin atau apapun dari pasangannya. Yah itu bisa dikatakan benar. Tapi jika kita telah mencintai seseorang namun karena saking terima apa adanya kita terhadap pasangan kita maka kita akan terima apapun perlakukan pasangan terhadap kita. Entah itu diselingkuhin, dipukul, diatur ini itu, everything. Ini bukan hanya dari segi negatif loh. Karena, jika seseorang sudah mencintai orang lain maka, yang ada adalah menutup telinga dan mata saat pasangan melakukan hal seperti itu terhadap kita. Okey, jika menerima apa adanya kekurangna dia (misalnya dari segi latar belakang, face atau pendidikan) tapi untuk kekurangan dia seperti yang telah saya sebutkan diatas, sepertinya kita adalah manusia bodoh dan benar-benar seperti yang dikatakan orang-orang bahwa cinta itu buta (buta mata hati dan pikiran untuk orang-orang seperti ini).
Lho kok mau diselingkuhin? Dipukul? Atau apalah itu namanya. Kalau jawabannya misalanya seperti ini “aku sudah cinta mati”, atau gak apalah, toh ujung-ujungnya dia akan kembali ke aku juga. Pemikiran yang benar-benar stupid. Cinta bukan berarti rela untuk diperlakukan buruk lho!
Ketika kita mencintai apa adanya dan diperlakukan tak pantas, kita berhak untuk mengambil keputusan untuk berhenti mencintai dia. Ya iyalah harus berhenti. Kenapa harus menunggu pernyataan putus atau apalah. Kita berhak mengambil keputusan saat rasa yang kita miliki, cinta yang kita punya dibalas dengan air tuba. Kenapa harus ragu mengambil keputusan saat kita diselingkuhin atau diperlakukan semena-mena oleh pacar yang tak bermoral? Kita hanya dibutakan oleh rasa yang sebenarnya salah untuk ada dalam hati kita. Masa kita harus memelihara cinta haru mempertahankan cinta yang abnormal???
Nah itu dia kenapa kita mencintai lebih baik ada apanya (eitsss... bukan melihat ke sisi karena ada maunya dalam bentuk materi atau sesuatu yang wah). Mencintai ada apanya lebih ke bagaimana kita melihat seseorang sebelum kita memtuskan mencintai dia. Misalnya mencintai dia karena melihat apa orang tersebut ada setianya? Ada komitmen hidupnya? Ada tujuan hidupnya yang real? Ada rasa tanggung jawabnya? Atau hal-hal lain yang akan membuat kita menjadi orang yang beruntung karena mencintai dan memilih dia (sampingkan dulu tentang kaya tidaknya dia atau tampan tidaknya dia). Memang itu bagi sebagian orang akan berpendapat bahwa belum tentu juga akan menjamin akan awet atau tidak diperlakukan baik oleh pasangan. Tapi coba kita lebih ke logikanyalah. Jika kita lebih menilai orang dari sisi itu setidaknya akan membuat kita lebih nyaman menjalani hubungan. Terjamin kita akan diperlakukan baik. Memang semua itu kembali pada individu masing-masing. Nah, kalau pasangan kita mempunyai jalan dan prisip hidup terarah untuk dirinya sendiri, dia juga bisa membawa kita dalam hal-hal baik yang dia terapkan dalam hidupnya.
Mencintai, berpasangan, menjalin hubungan adalah untuk mencari pelengkap kekurangan kita, mencari orang yang bisa membantu mengarahkan hidup kita, mencari orang yang mampu menegur kita saat kita salah dalam melangkah, mencari orang yang mampu terbuka dengan kita, mencari orang yang bisa mendengar keluh kesah, manis manja atau apalah itu, mencari orang yang mampu berkomitmen dengan kita untuk akhir hidup yang baik. (sulit? Tak ada yang sulit untuk kita dapatkan di dunia ini asalakan kita baik pada Tuhan dan meminta pada-Nya pasangan seperti itu).
14/05/12
Posts by : Admin
MONDAY,,ada apa dengannya???
Monday, Senin!!!!
I hate Monday,,bla bla bla. banyak keluhan ini itu saat dikolong hari senin. Entah itu dari kalangan pegawai, siswa smp, sd, sma, atau mahasiswa, yang tak suka atau apalah namanya dengan hari senin. Entah apa penyebab dari mereka-mereka yang tidak menyukai hari senin.
Monday?? Ada apa dengan monday? Sepertinya monday hanyalah hari yang seharusnya diawali dengan moment-moment yang indah bukan diisi dengan keluhan dipagi buta (Right??).
Memang hari senin adalah awal dari berbagai kegiatan. Jika dikantor-kantor diawali dengan apel pagi, jika di sekolah-sekolah akan di awali dengan upacara bendera. Jika mahasiswa akan di awali dengan kuliah yang mungkin tidak disukai.Tapi coba pikir, apa salahnya hanya meluangkan waktu untuk apel pagi dan upacara. Toh semua orang bersama-sama melaksanakan apel dan upacara tanpa terkecuali, malah diwajibkan untuk semua orang. Kadang saya berpikir kenapa semua orang harus mengeluhkan berbagai hal dengan hari senin? Hari senin tidaklah mempunyai salah pada kita, yang salah adalah cara kita memperlakukan hari senin dan mengisi hari itu dengan hal-hal yang tidak berguna atau keluhan-keluhan yang sebenarnya tidak harus terucap (perkataan adalah do'a, lho!!!).
Coba sedikit saja kita berpikir monday is lucky...pasti semuanya akan menjadi menyenangkan. Dulu saya adalah orang yang sangat tidak menyukai hari senin.Tapi seiiring berjalannyya waktu (Ceileeee,,:D) saya jadi menyukai senin jadi mencintai monday....berpikir positif saja bahwa akan ada hal-hal baru, akan ada keberuntungan-keberuntungan baru yang akan datang pada kita. Bersyukurlah karena hari ini masih tuhan beri. Jika tidak kiamat sudah...!!! :D
13/05/12
Posts by : Admin
Pusing Juga Mendesain Blog Sendiri
Wow.....sudah lebih dari 3 tahun saya punya blog. Tapi rasanya iri kalau saya melihat blog-blog yang sudah sangat maju, antah itu aplikasinya atau tetek bengek yang lain dari blog-blog lain. Saya punya waktu untuk melakukan hal-hal itu, tapi saya super sibuk sendiri lebih tepatnya tidak peduli dengan keberadaan blog saya.
Finnaly, saya harus belajar lagi. Dan itu harus saya lakukan. Sejak dulu saya bermimpi mempunyai satu media dimana saya bisa mencurahkan isi hati saya dan menuliskan berbagai hal yang ingin saya tulis, tapi sepertinya semua terbatas pada ide saja. Tak pernah saya kembangkan menjadi sesuatu.
Kemudian setelah diusung rasa ingin membuat blog saya lebih waahhh, kembali saya mengotak ngatik segala sesuatu dalam blog. Hasilnya, membuat saya senang. Tapi itu hanya bertahan sementara. Karena saat jalan-jalan diblog milik orang lain kembali saya down dengan blog sendiri. Berpikir "kok bisa ya saya tidak bisa seperti mereka? kok bisa saya hanya begini-begini saja? kapan saya bisa maju atau lebih dari semua blog itu?"
Dan yeaaaaa,,saya mendapatkannya. Berkat browsing dan cari tahu disan disini soal blogger, saya berhasil mengubah template de el el. Yahhh walaupun belum bagus-bagus amat. Tapi lumayan lah lebih baik dari kemarin-kemarin. Tapi tak berhenti disitu tetap saja saya ingin lebih lebih dari itu tampilan blog saya. Kalau ada yang bisa kasih info saya bagaimana membuat tampilan menjadi lebih baik please infonya yahhhh........

