19/10/15

#KarenaTangan ( @Dettol_ID )

Barusan, baru beberapa detik yang lalu saya jalan-jalan ke akun twitter  @Dettol_ID,,dan ternyata lagi hit masalah cuci tangan di timelinenya...

Cuci tangan? Sejak saya hamil, mulai keras dengan kebiasaan ini...padahal saya belum tahu bahkan iklan tentang ini belum ada. Saya hanya mengamankan diri saja, menjaga diri biar lebih sehat, #KarenaTangan adalah satu-satunya jalan yang akan menghubungkan makanan hingga masuk ke mulut walaupun kita menggunakan sendok.
Kemudian, saat punya anak kebiasaan yang keras ini menjadi sangat over, siapapun dia yang akan menyentuh, memeluk bahkan hanya sekedar duduk dikamar jika belum mencuci tangan saya pasti tidak mengizinkan masuk ataupun menyentuh Rey, jika terlanjur memeluk/menyentuh maka selain ngomel pasti beberapa tisu basah menjadi penolong, bagian-bagian yang dipegang akan saya bersihkan, bahkan jika itu memang kena di pakaian baby pasti akan saya ganti dan pelaku penyebab saya ngomel akan saya minta keluar untuk cuci tangan. Over? Terserah apa kata orang, bagi saya kebersihan anak apalagi yang masih butuh dampingan ortu, sebisa mungkin dijaga, #KarenaTangan akan membawa banyak kuman dari benda-benda yang kita pegang, entah duit, entah apalah ke tangan kita dan ketika lupa cuci tangan bisa saja mereka (baca: kuman) ikut masuk bersama makanan yang kita pegang dengan tangan, yang bisa berpindah tempat pada bayi yang antibodinya belum sempurna.

Setelah membaca beberapa postingan dari @Dettol_ID, memang benar, membiasakan diri dengan hal sederhana seperti mencuci tangan tidaklah sulit. Setidaknya kita sudah mencegah anak dari kuman diare ataupun yang lain. Cuci tangan dengan sabun dapat mencegah awal timbulnya diare, #KarenaTangan yang sehat itu penting bukanlah suatu hal yang over.

0 komentar:

Posting Komentar