Hampir setengah jam aku nunggu untuk bisa entri ni tulisan....Sumpah!! Bosan dan hampir ilang ati buat nulis....Tapi untungnya masih mau bersabar untuk menunggu...yo wes. Sepertinya aku tak boleh kebanyakan curhat about waiting. Cukup sampai disini dan let's to writing about right...( cengir ).
Salah!! Benar-benar salah jika kita berpikir lebih baik membiarkan pasangan dengan prasangka buruknya karena kita lelah menjelaskan bahwa yang dipikirkan salah. Mungkin sebagian dari kita berpikir, itu kita lakukan karena kita tak bisa untuk sabar atau lelah dengan tuduhan-tuduhan yang tidak benar. Membiarkan atau cuek dengan sikap pasangan itu malah membuat kita akan kehilangan dia.
Tahu gak? Saat kita memperlihatkan sikap cuek dan membiarkan prasangka buruk menempel dipikiran pasangan kita itu malah akan menambah prasangka buruk dan bisa saja pasangan kita akan kehilangan keyakinannya terhadap kita. Coba deh tanya pada diri kita lagi. Apa mau kita kehilangan orang yang sudah berhari-hari atau berminggu-minggu bersama kita. Apa mau kita kehilangan seseorang yang pada awalnya kita perjuangkan buat mendapatkannya atau kalau misalnya kita mudah mendapatkannya apa kita mau kehilangan orang yang telah memberikan rasa yang luar biasa selama hidup kita dibandingkan yang lain. Entah itu rasa nyaman, bahagia, atau saat melewati sedih dan susah bersama.
Kembali deh kita lihat ke diri kita. Mungkin kita sudah melakukan kesalahan sampai-sampai nih pasangan kita tak ada habis-habisnya berprasangka buruk ke kita. Everyday and everytime. Dan mungkin saja kita yang dulu sudah melakukan kesalahan sadar dan berusaha memperbaiki kesalahan tapi nih blogiest tetap saja sesi curiga-curigaan tak hilang. Sebaiknya jangan dulu kita menyalahkan pasangan yang menurut kita tidak menghargai usaha kita atau apalah. Kembali kita merenungi diri. Mungkin niat kita belum tulus atau bisa saja salah niat. Karena gak mungkin kan jika kita menganggap kita sudah tulus tapi toh pasangan kita tetap saja seperti itu. Kita menjalin hubungan pastinya berkomitmen dengan pasangan kita, ada tujuan akhirnya. Yah mestinya ada kesungguhan dari niat kita. Karena bisa saja nih pasangan kita memang percaya kita gak ngapa-ngapain. Tapi dia butuh sesuatu yang benar-benar membuat dia yakin bahwa kita tidak seperti itu. Kecurigaan yang berlebihan pasangan kita itu bisa saja adalah bentuk kekecewaan dia terhadap kita. Kita semestinya tak bisa seutuhnya menyalahkan pasangan kita yang sulit mempercai kita kembali. Karena dari ketidakpercayaannya dia ke kita ada campur tangan ulah kita juga kan.
Tapi beda nih, jika pasangan kita benar-benar cuek bebek. Mungkin saja ada yang telah memperhatikan dia. Tapi tak semua seperti itu kok. Karena itu kembali ke indivu masing-masing dan apa komitmennya dalam menjalani hubungan.
Ada baiknya nih, kita jangan terlalu membiarkan pasangan terus menerus dalam kecurigaan dan amarah. Karena mungkin orang yang akan menenangkan dia hanyalah kita. Ingat deh awal dari jatuh cinta pertama kali. Walaupun gak romantis pasti ada yang berkesan, jadi gak harus pasrah kan. Dalam menjalani hubungan ada saja ujiannya. Tergantung kita bagaimana melewatinya. Ingat juga nih blogiest, jangan terlalu santai jika pasangan memberikan posisi aman. Karena dari situlah kita akan diuji. Inget, pasangan yang terus menerus curiga bukan berarti dia mau mempermainkan perasaan dan nyiksa batin kita (tinggi bahasanya yah..:D )tapi dia butuh keyakinan lebih dari awal dia bersama kita. Perjuangan untuk cinta itu bukan hanya diawal tapi disaat kita sudah menapak jalan bersama tetapi banyak yang sudah menyerah sebelum benar-benar berjuang.

0 komentar:
Posting Komentar